Malam ini terasa sunyi sekali

Sobat,

Malam ini terasa sunyi sekali. Dingin menggigit kulitku dan menusuk tulangku. Aku duduk di atas kursi, di depan komputer, melipat kakiku sembari aku masukkan ke dalam kaos agar dapat merasakan kehangatan sedikit.

Beberapa hari ini aku sedang rajin memelototi PC ku karena membangun BL untuk sebuah kontes yang aku ikuti. Begitu juga dengan malam ini. Kalau tidak salah, sudah sekita sepuluh harian. Karena aku memang susah tidur malam, jadi kegiatan ini aku lakukan di malam hari sampai dengan dini hari sembari menghirup kopi dan rokok kesayanganku.

Malam ini memang rasanya agak aneh. Ga tahu bener aneh atau hanya kondisiku aja yang kurang sehat. Di luar sana jangkrik masih bernyanyi dan sesekali terdengar suara “gubrak” yang aku yakin berasal dari Musang yang tengah mencari makan. Mungkin dia tidak terasa dingin seperti aku.

Jam di dinding menunjukkan pukul 2 dini hari.

Sebenarnya aku seorang penggemar kesunyian. Aku merasa sangat tenang berada dalam kesunyian dan cenderung mudah emosi kalau berada dalam keramaian. Aku sangat suka berdiri di luar kala lewat tengah malam. Memandang langit yang penuh dengan bintang gumintang sambil menghisap rokokku dalam-dalam. Tak ada beban, bahkan tak ada yang dipikirkan. Hanya ketenangan yang menyelimuti.

Tapi entah kenapa, saat ini aku merasa tidak mengenal malam yang biasa aku temani. Dingin.. Sunyi.. Menggigit..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s